• My facebook

  • online

  • Kategori

  • kalender

    Februari 2019
    S S R K J S M
    « Feb    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728  
  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

  • Top Rating

  • Blog Stats

    • 1.401 hits
  • Tulisan Teratas

  • Iklan

KESEDIHAN Q..


Sepinya hari yg q lewati..

Tanpa adan dirimu menemani..

Sunyi q rasa dlm hidup q..

Tak mampu aq utk melangkah..

 

Masih q ingat indah senyummu..

Yg sllu membuat q mengenangmu..

Terbawa aku dlm sedih q..

Tersadar kini kau tak disini..

 

Engkau masih yg terindah..

Indah didlm hati q..

Mengapa kisah kita berakhir..

Yg seperti ini..

 

Hampa kini yg q rasa..

Menangispun q tak mampu..

Hanya sisa kenangan terindah..

Dan kesedihan q..!!

Iklan

KOMENTAR PAIJO..!!


Paijo adalah seorang pesuruh di sebuah SMA swasta yang cukup terkenal. Suatu siang, Paijo melihat kerumunan puluhan murid dan beberapa guru di teras ruangan kelas pelajaran fisika. Dari suara ributnya, mungkin ada kejadian luar biasa disitu. Paijo semula acuh tak acuh, namun akhirnya ia datang mendekat juga, karena salah satu guru yang juga Wakil Kepala sekolah memanggilnya.

Setelah diusut ternyata ada seorang siswa yang sehabis pelajaran olah raga menendang bola yang seharusnya dibawa kegudang. Sialnya bola tadi mengenai kaca jendela naco hingga pecah berantakan.

Dasar sekolah swasta yang sudah terbiasa dengan berdemokrasi, tidak heran jika guru-guru di situ memberikan komentar atas kejadian tadi. Lagi pula ini berhubungan dengan kurikulum baru yang berbasis kompetensi  ( KBK ) di mana para siswa diharapkan tidak hanya tahu teori tetapi juga harus tahu kejadian nyata dalam situasi apapun. Berikut ini adalah dialog dari beberapa guru yang ada di situ.

Wakil Kepala sekolah : ” Bagaimana komentar atau pendapat Bapak-bapak guru tentang kejadian tadi ? “

Guru Fisika : ” Gerakan bola tadi merupakan contoh dari gerak balistik atau gerak peluru. “

Guru Kimia : ” Massa kaca sebelum dan sesudah pecah sama. “

Guru Matematika : ” Lintasan bola tadi pasti merupakan kurva melengkung parabola. “

Wakil Kepala Sekolah : ” Bagus kali komentarnya. Bagaimana dengan pak Sugih ? “

Pak Sugih yang guru Ekonomi menjawab : ” Untuk mengganti kaca yang pecah perlu biaya Rp 100.000 Pak. “

Wakil Kepala Sekolah : ” Itu tidak masalah, kita bisa minta ke orang tua yang menendang bola tadi. Bagaimana menurut Pak Paijo ? “

Paijo kaget setengah mati karena tidak menyangka kalau akan di mintai pendapat atau komentar. Tapi untuk menjaga gengsi, lagi pula dia pernah ikut nguping waktu guru-guru di tatar KBK, Paijo memberikan komentar menurut disiplin ilmunya.

Paijo : ” Kalau ditinjau dari disiplin ilmu saya pak, pecahan kaca tadi….. eh….. anu….. Menambah pekerjaan saya tapi tidak menaikan gaji saya pak ! “

Wakil Kepala sekolah : ” Pintar juga Pak Paijo, ada musibah malah di gunakan kesempatan untuk naik gaji. “

Menangkal Santet Dengan Hukum Fisika..


Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negtatif yang mampu merusak kehidupan seseorang, seperti : terkena penyakit, kehancuran Rmanh tangga, hingga sampai dengan kematian. Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan Ilmuwan terhadap Fenomena santet dan sejenisnya.

Tentu saja metode penelitian para Ilmuwan berbeda dengan Agamawan. Jika para Agamawan memakai rujukan dallil-dalil kitab suci (ayat kitabiyah), maka para Ilmuwan memakai atau menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus-kasus santet, tipe-tipe santet, gejala, akibat dan sebagainya. Lalu dilakukan sebuah eksperimen untuk penyembuhanya.

Salah satu kesimpulan atau pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan dan lain-lain bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi. Nah, santet dan makhluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-).

Bumi pun ternyata memiliki muatan (-). dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan tidak senama justru saling tarik menarik.

Rumusnya : Nah karena demit alias makhluk halus dan Bumi itu sama-sama bermuatan (-), makanya para demit itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua zaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dengan orang yang tidak dikenal pada malam hari maka lihatlah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak berarti ia golongan makhluk halus. Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-), maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulumb ini. Kita tidak membahas metode melawan santet dengan zikir, tapi kita menawarkan alternatif lainnya yang bisa bersifat “standalone” (untuk non muslim), maupun digabungkan dengan zikir (untuk muslim).

Beberapa metodenya :

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+)  seperti pohon asam, bersingin, belimbing, kemuning, alas randu dan lain-lain, maka pohon sejenis ini akan menarik makhluk halus dan sering kali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan makhluk halus (-), sesuai hukum C Coulomb.

Kegagalan bukan akhir dari perjalanan..


Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu

Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik anda
Hanya keikhlasanlah yg menolong pedihnya jiwa
Tatkala kegagalan terus membayangi langkah kita
Pasrahkanlah segalanya pada Sang maha Bijaksana

Percayalah bahwa Sang Pencipta maha mengetahui
Sehingga sanubari senantiasa berdzikir tanpa henti
Renungkanlah makna hidup setiap insan di dunia ini
Niscaya kebahagiaan akan merasuk dalam ruang hati

Kegagalan bukan akhir dari suatu perjalanan
Karna ia hanya sebatas ujian dalam kehidupan
Kerinduan akan kebahagiaan selalu didapatkan
Bagi seorang yg berfikir bahwa hidup adalah ujian

Jadilah hamba Allah yang baik saat menyikapi segala cobaan
Sehingga jiwa yang tenang menghampiri nuansa kebahagiaan
Tataplah masa depan melalui doa dalam langkah kemenangan
Karna tiada hal yang sia-sia dalam setiap jalan pengorbanan.

Berpaling..


Berpaling teratai yang indah dari taman..

Akhiri kisah..

Jangan kau melihat memandang sebelah mata..

Gunakan hati..

Berpaling teratai yang indah tinggalkan perih..

Lamunkan sepi..

Jangan kau melihat memandang sebelah mata..

Gunakan hati, fikirkan lagi..

Walau sudah kau temukan jalan..

Terbaik untukmu, bukan untuk ku..

Bukan terbaik..

Walau telah kau mendungkan lagi..

Hujan pun mengguyur..

Engkaupun bersedih..

Mencoba sadari..

Wujudkanlah ingin hatimu..

Berpalinglah..

Jika kau padanya..

Berpalinglah..

Ketika Harus Memilih..


“Benarkah hanya lelaki itu..yang mampu riangkan hatimu..relakan aku menjauh darimu..pudarkan cinta              dihatimu..senandung lagu ini ku tulis..untuk dirinya kekasihmu..agar kau fahami apa yang kau rasa..cintai          dia    untuk diri ku..semampu dirimu mencintainya..walau mentari berhenti berpijar..jagalah dia”.

Ketika hidup ini dijadikan pilihan dalam sebuah cinta sungguh tak kuasa hati ini menahankan sakit bagai di tusuk sembilu. Beberapa bait syair lagu diatas begitu dalam dan benar-benar terjadi dengan apa yang ku alami, kini dia orang yang pernah ku sayangi telah pergi meninggalkan ku tanpa ku tahu sebabnya, tapi yang pasti ku tahu dia hanya ingin mengakhiri hubungan yang pernah terjalin, setiap aku mencoba tuk bertanya tentang putusnya hubungan ini dia selalu diam tak pernah bicara.

Akhirnya dengan berat hati aku mencoba tuk melepaskanya, karena percuma rasanya untuk terus di pertahankan hubungan ini jikalau hanya bertepuk sebelah tangan. Akupun mencoba tuk melupakan semua tentangnya, namun sungguh aku merasa ini semua diluar kuasa ku, begitu berat cobaan yang harus aku jalani.

Hari demi hari aku lalui dengan kesendirian ku (mencoba tuk tetap tegar).

Hingga suatu saat tanpa aku sengaja mata ku tertuju dengan sebuah kendaraan sepeda motor matic yang di tumpangi sepasang insan yang begitu mesra, sungguh diluar dugaan ku, ternyata wanita itu adalah dia, orang yang pernah aku sayangi bahkan hingga saat ini. Dengan tegar ku coba menghampirinya dengan sepeda motor ku tuk lebih memastikan dia atau bukan wanita itu. Oh.. Ternyata itu sungguh dia, serasa hati ku bergetar seketika itu juga, seakan aku tak percaya dengan apa yang barusan saja aku lihat. (mungkin) tanpa sengaja dia juga melihat kearah aku dan langsung terlihat rasa gugupnya  mempalingkan mukanya lagi seolah tak ingin melihat aku. “its ok” hanya kata itu yang terucap dalam hati ku pada saat itu (mencoba tuk lebih tegar).

Semoga dia bahagia dengan pilihanya…Amin..

sepenggal kisah apa yg q alami.


Vodpod videos no longer available.